Teori Model Atom Democritus. Permodelan model atom yang diberikan oleh Democritus menunjukkan bahwa apa yang disebut dengan atom merupakan sebuah benda yang tidak dapat dibagi. Mengapa demikian? Democritus mendapatkan penjelasan tersebut ketika mengembangkan teori tentang benda-benda penyusun materi. Artinya ketika suatu materi terus menerus di belah pada suatu saat akan diperoleh sebuah partikel penyusun fundamental/ mendasar yang disebutnya dengan Atom. Pendapat teori tentang atom ini dapat diterima pada saat itu dikarenakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak berkembang seperti sekarang ini. Oleh Karena itu, kata atom berasal dari pemikiran Democritus yaitu tidak terbagi = atomos.
![]() |
| image from google.com.imgphp |
![]() |
| Image from google.com/images |
- Unsur-unsur terdiri dari partikel-partikel yang luar biasa kecil yang tidak dapat dibagi kembali(disebut atom).
- Dalam reaksi kimia,mereka tidak dapat diciptakan,dihancurkan atau diubah menjadi jenis unsur yang lain.
- Semua atom dalam unsur yang sejenis adalah sama dan oleh karena itu memiliki sifat-sifat yang serupa;seperti massa dan ukuran.
- Atom dari unsur-unsur yang berbeda jenis memiliki sifat-sifat yang berbeda pula.Senyawa dapat dibentuk ketika lebih dari 1 jenis unsur yang digabungkan.
- Atom-atom dari 2 unsur atau lebih dapat direaksikan dalam perbandingan-perbandingan yang berbeda untuk menghasilkan lebih dari 1 jenis senyawa
![]() |
| Image from google.com/images |
2 ilmuwan yang tidak sependapat dengan Dalton yaitu Sir Humphry Davy dan Michael Faraday memberikan sebuah pernyataan yang didasari atas percobaan.
Sir Humphry Davy menyatakan bahwa gas menjadi penghantar listrik yang lebih baik pada saat tekanan rendah? Bagaimana mungkin sebuah gas yang disebut Dalton bersifat netral menjadi penghantar listrik yang baik?
Di lain Pihak Secara eksperimental, Faraday menyimpulkan bahwa terdapat satuan dasar dalam atom yang belum diketahui. Hal tersebut didasari atas eksperimen yang dilakukannya yang dikenal dengan Elektrolisis Faraday. Faraday menemukan bahwa untuk menghasilkan 1 mol zat dalam elektroda diperlukan arus listrik sebesar 96.500 Coulomb. Bagaimana mungkin atom dapat mengalirkan arus listrik bila atom tersebut memiliki penyusun yang sama? Siapa yang bertanggung jawab akan lewatnya listrik pada atom tersebut?
Teori atom Dalton, tidak dapat menerangkan secara ilmiah permasalahan tersebut karena Dalton menganggap bahwa atom merupakan partikel yang tersusun sejenis/ sama sehingga bersifat netral. Namun, 1 hal yang perlu diingat bahwa, John Dalton dianggap sebagai Bapak Pencetus Teori Atom Modern dikarenakan teori beliau mampu menerangkan hukum kekekalan Massa Lavoisier dan Hukum Perbandingan Tetap Proust.
Teori Atom Thomson. Akibat permasalahan yang ditimbulkan oleh Faraday dan Davy, Thomson mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan listrik dapat mengalir dalam suatu atom. Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh Davy, Thomson melakukan percobaan dengan menggunakan tabung ruang hampa kemudian di masing-masing ujung diberikan tabung yang lebih kecil yang didalamnya berisi gas dan katode. Tabung tersebut dianamakan dengan Tabung sinar Katode.
![]() |
| Image from google.com/images |
- Sinar katode merambat lurus dari permukaan anode menuju katode
- Sinar katode dapat memutar kincir
- Sinar katode dibelokkan kea rah kutub positif
Teori Atom Rutherford. Bersamaan dengan Thomson, Rutherford melakukan percobaan untuk menjawab permasalahan yang ada mengenai teori model atom yang sebelumnya dikemukakan. Rutheford melakukan percobaan yang dikenal dengan percobaan Hamburan sinar alfa. Percobaan ini melanjutkan teori model atom Thomson yang mengatakan bahwa atom itu terdiri dari muatan positif dan negatif. Dengan mengambil partikel alfa sebagai muatan positif, Rutherford menembakkan partikel tersebut dengan arah lurus ke sebuah lembaran kertas tipis dengan tujuan apakah Atom menurut Thomson hanya terdiri dari muatan positif dan negatif saja.
![]() |
| Image from wikipedia.org |
Maka, disimpulkan oleh Rutherford bahwa, sebagian besar massa atom dan muatan positif atom terkumpul di bagian pusat atom yang disebut dengan inti atom sedangkan elektron atau muatan negatif beredar mengitari pada jarak tertentu seperti susunan planet dalam tata surya dengan matahari sebagai pusatnya. Melalui gagasan ini, Rutherford menyebutkan adanya Inti Atom dalam setiap atom dan jarak antara muatan negatif yang mengelilingi inti atom disebut dengan jari-jari atom.
Maka, para ahli membuat sebuah kelebihan dan kelemahan dari teori model atom Rutherford sebagai berikut yang saya ambil dari blog teman kita yaitu :
- Kelebihan.Membuat hipotesa bahwa atom tersusun dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti
- Kelemahan. Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi sehingga lama - kelamaan energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu sedangkan ujung yang lain Anda pegang. Putarkan tali tersebut di atas kepala Anda. Apa yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali tersebut. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron yang nanti disebut dengan kulit.
| Image from wikipedia.org |
Model ini menggambarkan atom sebagai sebuah inti kecil bermuatan positif yang dikelilingi oleh elektron yang bergerak dalam orbit sirkular mengelilingi inti — mirip sistem tata surya, tetapi peran gaya gravitasi digantikan oleh gaya elektrostatik.
Untuk mengatasi hal ini dan kesulitan-kesulitan lainnya dalam menjelaskan gerak elektron di dalam atom, Niels Bohr mengusulkan, pada 1913, apa yang sekarang disebut model atom Bohr. Dua gagasan kunci adalah:
- Elektron-elektron bergerak di dalam orbit-orbit dan memiliki momenta yang terkuantisasi, dan dengan demikian energi yang terkuantisasi. Ini berarti tidak setiap orbit, melainkan hanya beberapa orbit spesifik yang dimungkinkan ada yang berada pada jarak yang spesifik dari inti.
- Elektron-elektron tidak akan kehilangan energi secara perlahan-lahan sebagaimana mereka bergerak di dalam orbit, melainkan akan tetap stabil di dalam sebuah orbit yang tidak meluruh.
Point-point penting lainnya adalah:
- Ketika sebuah elektron meloncat dari satu orbit ke orbit lainnya, perbedaan energi dibawa (atau dipasok) oleh sebuah kuantum tunggal cahaya (disebut sebagai foton) yang memiliki energi sama dengan perbedaan energi antara kedua orbit.
- Orbit-orbit yang diperkenankan bergantung pada harga-harga terkuantisasi (diskret) dari momentum sudut orbital.
- Kelebihan atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat berpindahnya elektron.
- Kelemahan model atom ini adalah tidak dapat menjelaskan efek Zeeman dan efek Strack
http://id.wikipedia.org/wiki/Model_Bohr
http://id.wikipedia.org/wiki/John_Dalton
http://belajarsejarahfun.blogspot.com/2011/01/sejarah-dan-perkembangan-teori-atom.html
http://jachemistry.blogspot.com/2010/01/teori-atom-ernest-rutherford.html


















